Minggu, 18 November 2012

Asset and Liability Management (ALMA)

Fungsi ALMA adalah untuk menyeimbangkan antara aktiva dan pasiva


Aset/aktiva adalah arus kas yang akan masuk di masa yang akan datang

Liabilitas/pasiva adalah arus kas yang akan dikeluarkan di masa yang akan datang


ALMA: paya dalam membentuk (pengelolaan) struktur neraca pada suatu perusahaan/bank agar memperoleh laba yang maksimal dan meminimalisir(mengurangi) kemungkinan terjadinya risiko

ALCO (Asset and Liability Comitte) adalah Komite yang membentuk ALMA

Risiko-risiko ALMA:
a.       Risiko daya beli
b.      Risiko emiten tidak mampu membayar kewajibannya (non performan financing) atau kredit macet
c.       Risiko tingkat suku bunga → tidak ada efek bagi bank syari’ah untuk masa depan
d.      Risiko valuta asing (jenis transaksinya spot)
e.       Risiko kontinjen, seperti: L/C, wakalah, kafalah
f.       Risiko kesenjangan (gap risk)



ALMA Framewark (kerangka kerja)


Orang-orang (komponen) yang terlibat di dalam organisasi:

1. Direksi, yang meng-ACC

2. ALCO

3. ASG ( ALCO Suport Group), yaitu orang yang diminta untuk membantu menganalisa manajemen yang dibuat

4. Department Treasury, yaitu yang memiliki imformasi pasar uang

5. Department Lini lain:

a. Department cabang

b. Department pembiayaan

c. Department unit kerja internasional

6. Department Penunjang

a. Reasearch dan perencanaan

b. Hukum

c. Manajemen risiko



Informasi Penunjang

A. Informasi Eksternal

1. Informasi kontemporer tentang kebijakan keuangan

2. Informasi tentang kondisi masyarakat (yaitu orang yang akan dijadikan sebagai calon nasabah)

3. Informasi hukum nasional dan internasional


Rasio Keuangan Perusahaan/Bank